MENANTI KELAHIRAN BAYI PERTAMA

Posted on January 2nd, 2009 in Uncategorized by m2  Tagged ,

(Tulisan ini dibuat untuk yang sedang cemas-cemas menanti kelahiran bayi pertamanya. Untuk Anakku yang sedang mencari Jalan Keluar dari Rahim Ibunya, Kupersembahkan tulisan ini padamu).

Buat para pasangan muda, yang sedang menantikan kelahiran bayi pertama, perlu kiranya mengetahui kapan dan bagaimana serta ciri istri tercinta kita akan melahirkan…

mmh, nampak cemas memang, tapi jangan bingung, jika anda wahai para suami melihat para istri mengetahui gejala-gejala berikut, maka bersiap-siagalah… jadi suami SIAGA. untuk para istri yang akan segeraa menjadi calon IBU, jiak anda mengalami hal-hal berikut, maka jangan sungkan-sungkan minta suami anda untuk menemani dan mengantar segera ke dokter atau bidan, atau rumah sakit atau poliklinik terdekat.

berikut ciri-cirinya :

1. terjadi kontraksi kencang pada perut sang ibu dengan teratur/ajeg tiap 10 menit dengan durasi kontraksi sekitar 30 detik.

2. kontraksi dimulai dari bagian atas perut/ rahim menuju ke arah boyok/pinggang sang IBU.

3. Keluar lendir darah, atau cairan yang terus menerus (peyok/sur-suran; orang jawa bilang)u

4. kondisi apapun sang ibu, duduk atau berdiri atau jalan pun perut tetap kencang.

nah, maka bagi para IBU dan BAPAK, sebelum hal ini terjadi, perlu kiranya kita harus mempersiapkan hal-hal berikut:

1. Sudah menentukan mau dibawa ke bidan/dokter/rumah sakit/poliklinik mana yang paling mudah di Jangkau, jangan dadakan ya.. nanti keburu telat, malah berabe di perjalanan.

2. Siapkan Perlengkapan Pakaian Ibu jauh hari sebelumnya, masukkan ke dalam tas yang mudah dibawa, agar pada saat-saat genting tinggal sambar untuk segera berangkat.

3. Jangan lupa pakaian bayi sudah disiapkan agar mengurangi biaya persalinan.

4. Siapkan kendaraan yang on ready, jika sewaktu-waktu mau brangkat. jangan lupa tangki bensin harus terisi, siapa istri kita terasa tengah malam, gak ada yang jualan bensin.

5. Tentukan tempat persalinan disesuaikan dengan kemampuan kita, jangan berlebihan untuk mendatangi tempat bersalin yang mahal. masih banyak kebutuhan ke depan.

6. untuk para Ayah, dampingi istri anda saat melahirkan, tegarkan hatinya, beri dukungan dengan ada didekatnya. Beerikan kata-kata semangat pada istri kita, kuatkan motivasinya, yakinkan bahwa jadi Ibu adalah tugas mulia.

7. Sebisa mungkin, istri kita dimotivasi agar bisa lahir normal, KITA PASTI BISA. tapi kalau harus di cesar, maka bersabarlah. ada banyak kebaikan apabila lahir secara normal.

8. Untuk para Suami, jangan jauh-jauh dari istri saat melahirkan, ketika anak kita lahir, segera kumandangkan adzan di telingan kanan, dan Iqomat di telinga kiri. pastikan anak kita lahir ke dunia, pertama kali mendengar adalah kalimat thayyibah. supaya dia bisa jadi anak yang beragama. jangan beri kesempatan kepada Syetan, untuk membisiki bayi kita, untuk jadi pengikutnya.

9. kalau anak kita sudah lahir, maka segerakanlah beri nama yang baik, sesuaikan dengan jamannya, anak yang lahir dari Ibunya memiliki jaman yang berbeda dengan kita para oarang tua. jadi Berpikirlah ke depan. Think Future.

10. Siapkan dana untuk aqiqah, dan lakukan aqiqah dengan memotong hewan kambing, 1ekor kambing untuk bayi perempuan, dan 2 ekor kambing untuk bayi laki-laki jika mampu. ajarkan anak kita untuk mulai berbagi ke sesama. ada konsep hubungan vertikal (tuhan) dan horizontal (sosial).

Maka Untuk PARA IBU DAN BAPAK…. Siapkan anak kita untuk menjadi Generasi yang unggul di Jamannya, untuk membangun Peradaban yang bisa bisa menjadi Pemakmur BUMI (Rahmatan Lil’alamin)

By.

Mansur Mashuri

(Calon Bapak untuk anaku tercinta)

Membrane etanol 100%

Posted on December 12th, 2008 in Uncategorized by m2

Setelah Beberapa kali percobaan , akhirnya aku mendapatkan beberapa kesimpulan perbaikan alat:

1. etanol 100% sangat hygroscopis , ketika kontak dengan udara luar, maka akan  mencari titik azeotropnya, sehingga akan kembali ke konsentrasi 95% jika dibiarkan. berdasarkan hasil pengatan, selama 1 jam kontak dengan udara luar, etanol 100% sudah kembali kepada titik azeotropnya yaitu 95 - 96%

2. salah satu solusi adalah menutup peluang kontak dengan udara luar. atau memberikan absorpsi tidak langsung dengan etanol. bisa dicoba dengan CaO.

3. mengurangi koagulan pada bahan membran. kasus, koagulan yang ditambahkan pada proses pembuatan membrane, memberi efek buruk bagi etanol 100%. etanol keruh, akibat koagulan yang terbawa. 4. Hasil etanol 100% siip deh, siapa yang mau coba…..?

Arak-arakan Pengantin Haji

Posted on December 9th, 2008 in Uncategorized by m2

Rambut sama hitam, kulit sama sawo matang, tetapi adat dan kebiasaan mesti ada yang berbeda. begitu pula saat Kakak mau berangkat haji ke Mekah kemarin bersama istrinya, mereka diarak ke kota kecamatan memakai becak Hiasan bendera merah putih. Nasionalis sekali. semua warga mengiringi keberangkatan itu. ada tangis dan haru melepas salah satu warganya pergi haji. diawali sambutan tokoh kampung lalu do’a dari penghulu melepas pasangan jama’ah haji  itu. satu persatu menyalami kedua orangtuanya untuk mohon maaf atas kesalahan, dan berharap mereka diberi kemudahan saat melaksanakan ibadah haji. Ajaib memang, semua takjub akan kebesaran yang akan naik haji. mereka adalah Tamu Allah untuk menunaikan rukun Islam yang ke-5. aku sendiri memaknai upacara itu adalah  betapa masyarakat sangat rindu melihat ka’batullah. betapa mereka semua merindukannya. begitu juga aku. Labbaik Allah, humma labbaik, labbak allahu syarikalahu labbaik.

Kurban Kambing untuk Duafa

Posted on December 9th, 2008 in Uncategorized by m2

I’tiba sunnah  nabi Ibrahim, umat muslim diseluruh dunia yang mampu menjalankan Ibadah Haji di Mekkah Al Mukaramah. Tak ketinggalan dalam rangkaian  ibadah pada bulan Zulhijah ini, masyarakat berbondong-bondong melakukan qurban. Esensi qurban adalah kerelaan menyerahkan sesuatu yang kita cintai agar dapat dinikmati oleh orang lain. kaum fakir miskin (duafa) adalah yang paling berhak mendapatkan qurban itu. tidak setiap hari mereka makan daging. pada hari qurban inilah, saatnya mereka bisa merasakannnya. Indahnya Islam terlihat dalam momen ini, ada kesetaraan, ada pengorbanan.

Momen yang tak mungkin terllupakan adalah, kesempatan untuk memotong hewan kurban itu sendiri. tatkala, pisau sudah terasah dengan baik, tajam siap memotong kulit dan tenggorokan hewan, krek… memutus tenggorokan dan urat nadi, darah memancar, merah membeku dan… hewan terkejang-kejang, lalu mati, siap untuk dikuliti dan dipotong-potong. itu momen terindah pada hari ini. 2 kambing berhasil aku potong. allahu akbar 3x wa tahmid wa tahlil.

Titrasi Minyak pada Biodiesel

Posted on November 19th, 2008 in Uncategorized by m2  Tagged

Titrasi Minyak Untk BIODIESEL

1.Siapkan larutan NaOH 1% dari 1 liter aquades atau 1 gram NaOH dilarutkan dalam aquades.

2.masukkan 10 ml larutan isopropyl alcohol ke dalam gelas beker memakai jarum suntik

3.tambahkan indicator PP beberapa tetes. Goyang-goyang sampai teraduk merata

4.tambahkan larutan NaOH 1% ke dalam larutan hingga terbentuk warna merah jingga.

5.tambahkan sample minyak atau lemak ke dalam larutan. Goyang atau aduk hingga rata. Larutan akan berubah menjadi warna kuning, atau mendekati warna sample minyak atau lemak.

6.langkah akhir adalah tambahkan kembali larutan NaOH 1% ke dalam larutan diatas hingga larutan menjadi warna merah jingga. proses dihentikan ketika sudah berwarna merah. Jumlah NaOH yang ditambahkan untuk menetralkan minyak atau lemak merupakan jumlah yang sama yang harus ditambahkan dalam proses metoksifikasi untuk campuran proses transesterifikasi. Untuk menghing secara akurat berapa jumlah NaOH/KOH yang perlu ditambahkan dalam proses adalah sebagai berikut :

untuk NaOH

Berat minyak (liter) x ( 5 gr NaOH + jumlah tetes NaOH 1%)

Untuk KOH

Berat minyak (liter) x (9 gr KOH + jumlah tetes KOH 1%)

Perjuangan membuat serat

Posted on November 19th, 2008 in Uncategorized by m2  Tagged ,

Membuat Membran dari Chitosan dan PVA

Terinspirasi oleh Ir Gede Wenten, yang telah berhasil membuat serat membrane dari Chitosan dan PVA (Polivinil Alkohol) yang berfungsi untuk meninggikan kadar alcohol, aku mencoba mereka-reka ulang penelitian sejenis dengan sedikit pengetahuan yang ku peroleh dari berbagai literature. Sempat bingung untuk memulai penelitan itu, karena bahan baku berupa chitosan susah didapatkan, ada pun harganya sangat mahal, perkilo mencapai 550.000,- yang kuperoleh dari brataco Yogyakarta, dan PVA aku peroleh di tempat sama dengan harga 55.000, rupiah, kebetulan untuk penelitian itu aku dapat dana sebesar 2.500.000, dari BPTTG DIY.Selain masalah bahan baku yang susah diperoleh, metode pembuatannya pun sangat asing dalam jalur pendidikannku. Serat, adalah bahasa yang akrab untuk mahasiswa Teknik Tekstil. Juga alat untuk membuatnya pun tidak ada. Bahkan untuk kampus yang ada jurusan teknik tekstil pun tidak bias membuat serat dari bahan kimia tersebut. Namun penelitian harus berjalan. Dengan modal nekat aku mulai mencoba buat serat. Serat yang ku kenal identik dengan benang, yang dapat menjadi dasar untuk membuat kain atau lainnya. Untuk membuatnya perlu spinerreat atau alat pemintal, aahh dari mana kudapatkan. Pakai metode jarum suntik yang sempat dibuat oleh mahasiswa IPB Ikhwan DimaS Permana pun aku coba, hasilnya gak karuan, entah apakah hasilku memperoleh seperti yang diharapkan. Kucoba lagi dengan sistim tuang, yaitu dengan metode Chitosan ditambah dengan salah satu jenis asam dengan perbandingan tertentu untuk melarutkannyamenjadi campuran yang homogen, kemudian PVA dicairkan dengan pelarut tertentu hingga larut juga dengan perbandingan tertentu. Kedua larutan tersebut dicampur dan diaduk hingga homogen, selanjutnya hasil adonan tersebut dituang ke dalam loyang dengan ketebalan tertentu dan dipanaskanatau dioven. Percobaan itu kubuat dalam 2 langkah akhir yang berbeda. Ada yang diberi dengan koagulan dan tidak, yang ditambahkan dengan koagulan, fungsiya untuk mengikat air dalam campuran, hasil yang diperoleh adalah campuran berubah dari kuning lem menjadi putih susu dengan tekstur tidak lengket, hasil akhir setelah dipanaskan pun berupa kristal yang agak keras. Sedangkan adonan yang tidak ditambah dengan koagulan, memiliki tekstur seperti lem, lengket. Hasil akhir setelah kering pun lebih kenyal. Perbedaan yang mencolok dari keduanya adalah, yang memakai koagulan lebih kokoh, dengan tektur kasar dan lebih tahan air.

Kedua hasil itu akan kucoba sebagai membran untuk meningkatkan kadar alkohol, hari yang telah kunantikan akan membuktikan apakan membran itu akan dapat mengurangi kadar air tidak…. sedikit review tentang penelitian….

Akhirnya…. hari yang kunantikan datang juga, hari selasa kemarin, 19 Nopember 2008 kemarin, alat itu di COBa, Surpraise…. dengan membran itu, aku berhasil membuat sejarah menjadikan alkohol 95% menjadi 100%. Alhamdulillah

Ada kritik atau masukan sangan saya harapkan untuk menyempurnakan penelitian ini….

Ok.. thanks..

Membuat Biodiesel Sederhan

Posted on November 19th, 2008 in Uncategorized by m2  Tagged

MembuatBiodieselSederhana

Berkontribusi mengatasi pemanasan Global dapat dimulai dari kendaraan yang kita pakai. Penambahan Biodiesel untuk kendaraan berhahan bakar solar dapat mengurangi emisi gas dengan tingkat kandungan sulfur nol. Mau tahu cara sederhana membuatnya…?

Ok tahap demi tahap yang perlu dilakukan.

  1. Penyiapan Bahan Baku dan alat

Bahan Baku:

-minyak jelantah dari dapur kita atau minyak-minyak lain. Yang penting minyak dengan harga murah, sudah mau dibuang, kapasitasnya dapat menjamin kontinuitas, seperti minyak kelapa, minyak jarak, minyak sawit atau yang lain-lain…

-methanol, bahan ini dapat mudah didapat di toko-toko bahan kimia.

-NaOH/KOH atau soda api.

Untuk mengurangi tingkat kegagalan proses produksi, diharapkan dpat diketuahui besaran asam lemak bebas pada masing-masing minyak sebagai acuan untuk menambhakan jumlah NaOH/KOH pada campuran tersebut. Langkah Titrasi dapat anda coba sesuai prosedur tersebut.

Sofware Titrasi Biodiesel……..

Titration Sofware…!

Alat:

Untuk membuat biodiesel yang sederhana dari minyak jelantah, cukup menyediakan alat-alat yang ada, seperti

1.kompor listrik atau kompor gas dengan saringan api.

2.gelas beker 1 liter atau panci steinless 5 liter

3.thermometer untuk pengukur suhu kalau ada

4.pengaduk kaca atau steinless

5.timbangan

  1. Proses Produksi Biodiesel

Kapasitas produksi 1 liter

- minyak jelantah : 1 liter

- methanol: 250 ml

- NaOH/KOH: 0.5-0.65 % berat

Langkah kerja

-Larutkan NaOH/KOH dalam methanol dengan memanaskan pada suhu 35 0C. Aduk hingga larut sempurna. (larutan metoksi)

-Panaskan minyak jelantah sampai suhu 50 0C, kemudian masukan larutan metoksi, aduk, dan panaskan pada suhu 60-65 0C. Proses pengadukan hingga mencapai 2 jam. Proses pengadukan dihentikan ketika dua larutan sudah terpisah. Bagian bawah yang lebih kental menjadi gliserol dan lapisan atasnya adalah metil ester atau biodiesel. Pisahkan keduanya dengan corong pemisah.

-Biodiesel yang diperoleh dicuci dengan air sebanyak 20% dari biodiesel, ulangi sampai beberapa kali hingga biodiesel nampak lebih bening, kemudian pisahkan keduanya

-Biodiesel selanjutnya dipanaskan hingga tidak ada air yang tersisa.

-Biodiesel dapat langsung digunakan dengan mencampurnya dalam solar sebanyak 5-20 % solar.

  1. Finishing

Masalah yang timbul dari proses pembuatan biodiesel ini adalah gliserol yang berkualitas rendah. Pemanfaatannya masih belum maksimal, sedang dilakukan penelitian untuk memberdayakannya. Ada usulan…?

Buat Kertas Daur Ulang

Posted on November 10th, 2008 in Uncategorized by m2

Cara Membuat Kertas Daur Ulang

mungkin anda pernah membaca artikel ini, cara membuat kertas daur ulang untuk dijadikan bahan atau insfirasi bagi anda yang senang pada seni kreatifitas. dan saya mencoba menuliskan lagi artikel ini bagi anda yang belum pernah membacanya… nah selamat mencoba!!

Alat dan Bahan yang dibutuhkan untuk membuat kertas daur ulang

  1. kertas
  2. blender
  3. baskom
  4. spon
  5. meja
  6. kain
  7. screen
  8. papan dan alat pemberat

Cara Membuat

  1. Robek kecil-keil kertas bekas dan rendam didalam air selama 1 hari
  2. Blender kertas sampai menjadi bubur ( halus)
  3. Tuangkan kedalam Baskom yang berisi air dan diaduk
  4. Letakan Spons di atas meja, lalu taruh kain yang sudah dibasahi diatasnya
  5. Saring campuran (jangan terlalu tebal) di baskom memakai screen sablon
  6. Letakan diatas spons yang sudah dilapisi kain dengan posisi terbalik, gosok sedikit screennya dan angkat dengan hati-hati
  7. Tutup dengan kain yang sudah dibasahi. tambah satu lapis lagi kain basah, ulangi langkah 5 dan 6
  8. Sesudah beberapa lapis press dengan menaruh papan besar diatasnya dan beri pemberat (Batako atau Batu)
  9. biarkan selama sekitar1 jam agar airnya berkurang. sebelum diangkat pastikan sudah cukup kering. angkat sepasang demi sepasang dan jemur ditempat yang panas. lalu setrika sepasang demi sepasang kemudian buka kainnya pelan-pelan.

Jika anda ingin membuat atau corak khusus, cobalah beberapa proses di bawah ini.

  1. Proses tempelan. Sebelum anda menutup campuran bubur kertas dengan kain yang sudah dibasah, tempelkan bunga, rumput atau daun-daun kecil diatasnya.
  2. Proses Campuran. Ketika memblender kertas, tambahkan bunga, rumput atau bahan alami lainnya yang akan memberikan warna dan pola khusus.
  3. Proses Press. Ketika sedang mengepress kertasnya, taruhlah daun atau sesuatu yang bermotif bagus. taruhlah papan diatasnya dan beri pemberat.

Contoh barang yang bisa dibuat dengan kertas Daur Ulang.

  • Kertas untuk menggambar karya seni
  • Pembungkus buku, tempat pensil, dan lain-lain
  • Undangan, amplop, map, dll . kertas daur ulang juga bagus sekali untuk ditempel diatas karya-karya yang bisa anda bikin dari karton.
  • kotak pensil + bingkai photo
  • kotak kado

dan jika anda ingin memberi warna pada kertas daur ulang memakai bahan alami untuk mewarnai kertas daur ulang tersebut anda bisa memakai beberapa bahan yang bisa dipakai untuk memberi warna tersebut. diantaranya :Kunyit, Daun Jati, Daun pandan Wangi, Gambir, Pacar Cina, Nila.

Kunyit : Kalau kita parut dan disaring akan menghasikan warna kuning.

Daun Jati : Kalau diparut dan disaring akan menhasilkan warna merah

Daun Pandan Wangi : Kalau kita parut dan disaring akan menghasikan warna hijau

Gambir : Kalau kita parut dan disaring akan menghasikan warna hitam

Pacar Cina : Kalau kita parut dan disaring akan menghasikan warna merah muda

Nila : Kalau kita parut dan disaring akan menghasikan warna biru

kalau mau coba anda membuat kertas dengan warna baru : Saat kertas bekas yang kecil-kecil mau direndam di air selama 1 hari, isilah airnya (sesudah disiram) dengan macam-macam bahan yang bisa memberikan warna yang bagus.

Nah Sekarang selamat mencoba………..

sumber selengkapnya anda bisa mengunjungi www.idepfoundation.org

Ide Mau Ku coba untuk buat serat dari Chitosan,

susah cari spinereat untuk buat serat, cari cara gampang saja. ok thanks

Hello world!

Posted on September 18th, 2008 in Uncategorized by m2

Welcome to Friendster Blogs. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!